Pancasila democracy does not imply coercive spirit of one side – whether strong or weak – against the other, Pancasila democracy is imbued with the awareness of self-restraint, the awareness of willing to sacrifice its interest for the sake of serving greater interest, namely the national interest and the interest of the common people.
The Indonesian nationalism was born and went through a process reaching its maturity in this archipelago long before the independence was proclaimed. The process of the birth of the nationalism had started since our founding fathers formed a political community, which vehemently denied the presence of other nations colonising the Indonesian people and territory.
Our nation is in a period of transition. It is a transition towards realising a more stable, prosperous and democratic new Indonesia without neglecting its value system, ideals and national identity. We are learning from many other countries which are experiencing transitional periods. A period like this is indeed filled with sensitive and critical problems, which often can result in a setback …
There are several primary elements that make a nation strong. Or on the contrary, that make nations weak and divided. Among the most important elements are the spirit of nationalism, unity and a sense of togetherness. We have to draw valuable lessons from the experiences of other nations and, furthermore, our own experience from the Independence Proclamation until today.
Pada saat kita memperingati 51 tahun Indonesia Merdeka, dengan keutuhan bangsa yang bertambah kukuh, dengan segala hasil Pembangunan yang kita nikmati sebagai bangsa, maka rasa Syukur yang tidak terhingga itulah yang kita tujukan ke hadirat Tuhan Yang Maha Pemurah, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Lebih-lebih, bila kita lihat ke berbagai penjuru dunia, dengan rasa prihatin kita menyaksikan ba…
buku ini membahas tentang sejarah dan juga memberikan panduan untuk menyelenggarakan hari kebangkitan nasional di tahun 1886
buku ini berisikan pembahasan tentang hak asasi manusia di indonesia
Astek (Asuransi Sosial Tenaga Kerja) merupakan program jaminan sosial yang diperkenalkan di Indonesia untuk melindungi pekerja dari risiko sosial dan ekonomi yang terkait dengan pekerjaan, seperti kecelakaan kerja, penyakit, dan pensiun. Astek dikelola berdasarkan peraturan pemerintah dan bertujuan memberikan perlindungan bagi tenaga kerja sekaligus mendukung kesejahteraan nasional.
Dalam novel ini Andrea akan membuat kita terbahak-bahak mengikuti kisah orang-orang Melayu di pedalaman Belitong yang lugu, tersedu-sedu oleh kisah cinta yang masygul, atau geleng-geleng kepala oleh intrik-intrik mereka yang luar biasa. Kita akan menemukan manusia-manusia yang tak sempurna, tapi sekaligus menemukan kebijaksanaan dalam diri mereka.