The Things You Can See Only When You Slow Down merupakan buku yang ditulis oleh seorang Biksu Buddha populer asal Korea Selatan bernama Haemin Sunim. Buku ini berhasil terjual sebanyak tiga juta eksemplar di Korea, dan menjadi best seller selama 41 minggu. Lewat buku ini, sang penulis mengajak kita untuk beristirahat, dan membaca dengan lambat. Sinopsis Buku Apakah dunia ini sibuk, atau a…
Terbukti telah mengubah cara orang melihat dunia dan kesuksesan hidup di berbagai belahan dunia, Mindset bertengger jadi topseller di amazon.com sejak 13 tahun lalu hingga sekarang. Sinopsis Buku Paparan tentang kesuksesan dalam buku ini sangat mendasar dan langka. Lazimnya, buku-buku tentang kesuksesan lebih menawarkan sisi-sisi praktis. Namun, buku ini justru mengajak Anda menggarap inti …
Pengalaman kita yang paling awal membentuk hidup kita, dan buku ini memberi wawasan ilmiah dan emosional yang kuat ke dalam pola perilaku yang sulit kita pahami. Melalui percakapan yang sangat pribadi, Oprah Winfrey dan Dr. Bruce Perry, pakar otak dan trauma yang terkenal, menawarkan terobosan dan pergeseran yang sangat berarti dari pertanyaan “Apa yang salah denganmu?” menjadi “Apa y…
I Want to Die but I Want to Eat Tteokpokki 2 bisa dibilang lanjutan dari kisah Baek Se Hee yang berkonsultasi dengan psikiaternya. Perawatan Kejiwaan yang dia lakukan terus berlanjut. Jika pada buku pertama, ia cenderung mengasihani diri sendiri, pada buku kedua ini ia mencoba untuk lebih menerima dirinya dan tidak membenci dirinya. “Alih-alih menerima kekurangan, aku memutuskan untuk tida…
Ketika perasaan stres dan depresi lebih terkalahkan oleh rasa lapar dan keinginan makan tteokpokki atau makanan favorit kamu, apa yang akan kamu lakukan? Apakah memilih untuk menyerah atau makan saja dulu? Mengambil premis menarik, Baek Se Hee selaku penulis buku ini rupanya mampu menggetarkan dunia non fiksi dengan buku motivasinya yang diangkat dengan cara unik dan menawan Kendati dari judu…
Dan di sinilah kamu, menyentuh buku ini, sendiri saja, trying to feel something, trying to find a friend, dan kamu sudah ada di langkah yang tepat karena dengan buku ini akan membantumu berdamai dengan rasa sepi. Isi buku: Jujur, aku merasa nggak punya teman. Aku cuma butuh teman cerita, satu aja. Sekarang, aku seseorang tanpa circle. Aku selalu jadi opsi kedua di hidup orang. Latihan ber…
Kata-kata sederhana yang sering kamu dengar dan anggap remeh bisa jadi adalah pemerasan emosional yang perlahan-lahan mencekik. Kita sering tak sadar karena pemerasan emosional tersebut justru dilakukan oleh orang terdekat kita. Padahal, pemerasan emosional adalah manipulasi yang bisa merusak berbagai hubungan. "Aku sangat berharap kepadamu. Mengapa kamu mengecewakan aku?" "Kalau kamu beran…
isi buku: 1. Kenapa good-looking yang selalu dipilih? 2. Lalu, siapa yang akan memilihku? 3. Aku juga kayaknya nggak bisa apa-apa, deh. 4. Skill apa, ya, yang cocok buat aku? 5. Tapi aku harus mulai dari mana, ya? 6. Aku bukan malas, hanya takut gagal lagi. 7. Dan, aku malu, belum bisa banggain orangtua. 8. Dan, aku kalah jauh dari teman-temanku. 9. Jujur aku iri sama pencapaian mereka…
Drawing on groundbreaking brain and behavioral research, Goleman shows the factors at work when people of high IQ flounder and those of modest IQ do surprisingly well. These factors, which include self-awareness, self-discipline, and empathy, add up to a different way of being smart—and they aren’t fixed at birth. Although shaped by childhood experiences, emotional intelligence can be nurtu…
Buku ini membentang-luaskan sejarah pemikiran dan perdebatan tentang wacana yang kita sebut “estetika”. Inilah warisan dari abad ke-18 yang mengadopsi kata dalam bahasa Yunani, “aesthêsis” yang berarti pencerapan inderawi. Melalui wacana estetika, seni dikaji sebagai gugus estetik (aesthetic entities), dan segera dibedakan dengan entitas nalar atau pikiran rasional (noetic entities). K…