Perpustakaan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sistem Politik Indonesia : kestabilan, peta kekuatan politik dan pembangunan
Penanda Bagikan

Text

Sistem Politik Indonesia : kestabilan, peta kekuatan politik dan pembangunan

Arbi Sanit - Nama Orang;

Ketidakstabilan politik di Indonesia dapat dilihat dari kesempatan yang tersedia bagi setiap pemerintah atau kabinet untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapinya. Banyaknya demonstrasi, huru-hara, dan kekerasan politik menjadi bukti betapa rapuhnya kestabilan politik.

Ketidakstabilan politik disebabkan oleh belum melembaganya struktur dan prosedur politik yang mampu memberi tempat kepada masyarakat luas untuk mengambil bagian dalam sistem politik. Orang akan cepat setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa ketidakstabilan politik yang dialami oleh bangsa Indonesia memperkecil keleluasaan bagi negara ini untuk mengadakan perbaikan ekonomi, sosial, dan politik. Yang perlu dipersoalkan adalah stabilitas politik yang bagaimana yang akan diterapkan di Indonesia.

Stabilitas politik ditentukan oleh 3 variabel, diantaranya perkembangan ekonomi yang memadai, perkembangan pelembagaan (struktur dan proses politik), serta partisipasi politik. Dalam situasi “perkembangan ekonomi yang tidak diimbangi oleh perluasan partisipasi masyarakat, sukar diharapkan terpeliharanya kestabilan politik.

Di dalam pergantian sistem Demokrasi Konstitusional ke Demokrasi Terpimpin, sangat menonjol bahwa unsur pelembagaan prosedur politik sangat lemah. Belum melembaganya oposisi yang loyal, sistem berkompromi, dan bebasnya birokrasi dari pengaruh politik bersama-sama merupakan bahan untuk menuduh bahwa Demokrasi Konstitusional itu salah, yang kemudian diganti dengan Demokrasi Terpimpin.

Stabilitas politik perlu dibina, bukan hanya untuk menghindarkan sistem politik dari pergantian pemerintah yang tidak wajar menurut konstitusi atau konsensus nasional, bukan juga untuk menjauhkan sistem politik dari revolusi dan kekerasan politik, melainkan untuk mendorong aspek positif dari stabilitas politik itu sendiri. Artinya, disamping mampu mampu melandasi perkembangan ekonomi, sistem politik hendaknya mampu membuka diri terhadap perubahan-perubahan yang tumbuh sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi 320.5 ARB s
19834191
Tersedia
#
Perpustakaan Kementerian Komunikasi dan Digital 320.5 ARB s
19834192
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
320.5 ARB s
Penerbit
Jakarta : CV. Rajawali., 1982
Deskripsi Fisik
xiii, 149 hlm. : diagram ; 21 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979421017X
Klasifikasi
320.5
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2
Subjek
Power (Social Sciences)
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Arbi Sanit
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?