Text
Regionalisme : dalam studi hubungan internasional
Studi tentang regionalisme bukanlah melulu mengenai bentuk interaksi kerja sama diantara negara-negara yang berdekatan secara geografis. Pada hakikatnya, studi regionalisme melihat pada proses-proses yang melatarbelakangi kerja sama itu, yakni mengenai daya ikat yang menyatukan negara-negara dalam suatu wadah kerja sama "regional". Oleh karena itu, misalnya kerja sama antarnegara-negara seperti dalam kasus Organisasi Konferensi Islam (OKI), tetap bisa dimasukan dalam studi regionalisme meskipun secara geografis anggota-anggota OKI terpisah-pisah. Regionalisme menjadi hal yang penting dalam studi hubungan internasional. Hal itu karena dalam kenyataannya suatu permasalahan global memerlukan penanganan dalam lingkup kerja sama yang lebih kecil, dalam tataran regional. Jika permasalahan global itu melulu dilihat dalam tataran global, kemungkinan kita akan terjebak untuk menggeneralisasikan masalah dan kurang peka dan awas serta menyepelekan imbal balik dan gejala-gejala lain dalam tataran yang lebih konkret, regional.
Tidak tersedia versi lain