Text
Representasi perempuan dalam kebijakan publik di era otonomi daerah
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berperspektif feminis dalam analisis tekstual. Peraturan daerah yang dikumpulkan selama penelitian dibaca dan dianalisis dengan perpektif feminis untuk menguji asumsi netratlitas gender dalam peraturan ini. Hasil penelitian dalam buku ini memperlihatkan bahwa meskipun ada pemerintah daerah yang telah menyadari permasalahan ketidaksetaraan dan diskriminasi gender, serta merespon dengan rumusan kebijakan, permasalahnya terletak pada definisi representasi dan peran perempuan di tiap daerah. Penelitian ini juga menunjukan bahwa sedikitnya keterlibatan perempuan dan pembuatan keputusan di tingkat lokal, baik untuk peraturan maupun alokasi anggaran, menyumbang pada fakta bahwa peraturan daerah yang dihasilkan pada masa otonomi daerah kurang responsif terhadap isu gender.
Tidak tersedia versi lain