Text
Na Willa
Si kecil Na Willa tinggal di sebuah gang di Surabaya, di rumah dengan pohon cemara di depanya. Ia menghabiskan hari dengan berlari mengejar kereta bersama Dul (walau ia selalu tertinggal), pergi ke pasar bersama Mak, melewati bapak penjual anak ayam kuning, atau memikirkan bagaimana orang bisa nyanyi-nyanyi dalam radio.
Buku ini berisi catatan-catatan Na Willa tentang dunia yang dilihat dari kaca matanya, di sebuah masa ketika dari radio terdengar lagu-lagu Lilis Suryani dan kasur kapuk dijemur lalu dipukul dengan rotan.
Tidak tersedia versi lain