Text
Kewargaan pascakolonial di Indonesia: sebuah sejarah populer
Buku ini berawal dari kematian Jan Djong, seorang aktivis dan mantan kepala desa dekat koca kecil Maumere. Selanjunya ia memandang perdebatan masa kini tentang kewargaan di dunia pascakolonial dari perspektif sejarah.
Kewargaan pernah disebut "prinsip dasar organisasi hubungan antara negara dengan masyarakat di negara-negara modern." Kini, proses demokratisasi bersifat lebih intensif di dunia non-bArat yang pascakolonial daripada di Barat. Namun kewargaan yang dianggap "nyata" tampaknya jarang ditemukan di sini. Buku pegangan umumnya menganggap warga yang nyata adalah individu yang mengklaim haknya, yang bersifat otonom, dan individualistik.
Tidak tersedia versi lain