/home/dift7783/public_html/devperpus.difagroup.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Indonesia -- Film%" ]
Tidak banyak buku yang membahas film indonesia yang diterbitkan, terlebih terkait sejarah film dengan konteks kesenian dan perubahan sosial politik yang terjadi di masanya. Karena itu, buku Krisis dan Paradoks Film Indonesia mengisi kekosongan tersebut. Buku ini membahas film dalam enam babak. Indonesia berkali – kali menghadapi globalisasi dalam beragam bentuk: modal dan administrasi perkeb…
Buku ini menjadi istimewa bukan saja lantaran paling luas menguraikan sejarah film periode 1900–1950, tetapi juga ditulis oleh Misbach Yusa Biran yang sohor sebagai “ensiklopedi berjalan” film Indonesia. Ia bukan saja hadir sebagai cendekiawan pengamat dan pencatat sejarah perfilman Indonesia yang ketil, tetapi juga “saksi hidup” dan orang yang tahu “apa yang terjadi” dengan dunia…
Sepintas Kilas BSF (Badan Sensor Film)
Festival Film Indonesia berlangsung pada tanggal 9 hingga 14 Agusutus 1982 di Jakarta dan telah menjadi tuan rumah festival fil yang ketiga kalinya
Buku ini bertujuan memberikan informasi mengenai kondisi industri perfilman di Indonesia