Muda dan tanpa pengalaman. Itulah bekal yang dimiliki para pemuja kemerdekaan ketika Indonesia memasuko gerbang revolusi 1945. Tantangan bertubi-tubi harus dibayar dengan tumpahan darah dan tetes air mata. Revolusi bergelora cenderung tak terkendali. Siapapun sulit menghambat atau bahkan mengentikannya. Namun untuk sebagian hal itu tampak kurang berlaku bagi daerah tertentu di Indonesia. Salah …