Cican dan Cini bermain bersama. Mereka berimajinasi menjadi petualang hutan. Mereka menyusuri hutan, masuk gua gelap, dan bertemu semutsaurus! Seru sekali, ya. Akan tetapi, Cican dan Cini tidak lupa nasihat Bunda Mimi, lo. Setelah bermain, kegiatan favorit mereka adalah merapikan mainan dengan riang gembira.
"HAaatsyiii!" Cican bersin-bersin di kelas. Rupanya Cican pilek. Wajahnya lesu. Mata dan hidungnya berair. Ibu Bebsy pun mengizinkannya pulang. Cepat sembuh ya, Cican. Biar bisa bermain lagi!
Cican dan Teman-teman sedang makan bersama di sekolah. ada ayam goreng, sup lezat, kue gula-gula, dan jus buah segar. enak sekali, ya. Mereka makan bersama dengan hati bahagia. Tiba-tiba, "Uhuk-uhuk" Monsta tersedak. Aduh kenapa monsta tersedak ya?
Bu bebsy mengajak Cican dan teman-teman berkunjung ke perpustakaan kota. Wow, tempatnya luas sekali. Cican berpetualang sendiri menyusuri rak-rak buku. Tiba-tiba, hidung Cican gatal terkena debu buku. "Hacyiiiim!" Cican tidak bisa berenti bersin. Aduh, bagaimana ini?
Ayah Didi dan Bunda Mimi sedang sibuk di dapur. Cemplung, cemplung, cemplung. Sreng, sreng, sreng. Cican pun penasaran. " Ayah dan Bunda sedang apa, sih?" tanya mereka. Ayah Didi dan Bunda Mimi tersenyum. " Kami sedang menyiapkan sebuah pesta!" jawab Ayah. Wah, kira-kira pesta apa, ya?
buku ini melatih kecerdasan emosi anak dan membangun karakter anak melalui pesan moral dalam cerita.
Buku ini dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreatifitas, mengenalkan keindahan angkasa luar melalui fantasi petualangan.