/home/dift7783/public_html/devperpus.difagroup.id/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 20" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Sejarah%" ]
Pada tahun 1859 Eduard Douwes Dekker, seorang pegawai pemerintah yang kecewa di Hindia Belanda, menulis buku dengan nama samaran "Multatuli". Buku ini berjudul "Max Havelaar atau Lelang Kopi Perusahaan Dagang Belanda". Isinya adalah kritik tentang kesewenang-wenangan pemerintahan kolonial Belanda di Hindia Belanda. Buku tersebut merupakan bingkai dari berbagai jalinan kisah cerita. Mulainya …
Ke mana larinya 100 candi, yang dicatat Inggris eksis di Dieng. tapi kini tersisa segelintir saja? Benarkah di balik gunung-gemunung Temanggung tersembunyi situs setua peradaban Romawi? Dan, dari mana candi-candi kita sebenarnya berasal? Wangsa Syailendra dan Kemaharajaan Medang terkenal karena mewariskan Candi Borobudur dan Prambanan. Namun, ternyata mereka meninggalkan banyak candi lain …
Perjalanan hidup Rasulullah, adalah lautan yang luas membentang, dengan kebeningan airnya yang kebiruan. Disana tersimpan pesona alami nan abadi. Tiada mata yang bosan memandang. Tiada hati yang jemu menikmati. Tiada berhenti orang menyelami. karena sosok beliau, adalah pesona sepanjang masa.
Buku ini menjadi istimewa bukan saja lantaran paling luas menguraikan sejarah film periode 1900–1950, tetapi juga ditulis oleh Misbach Yusa Biran yang sohor sebagai “ensiklopedi berjalan” film Indonesia. Ia bukan saja hadir sebagai cendekiawan pengamat dan pencatat sejarah perfilman Indonesia yang ketil, tetapi juga “saksi hidup” dan orang yang tahu “apa yang terjadi” dengan dunia…
Sophie, seorang pelajar sekolah menengah berusia empat belas tahun. Suatu hari sepulang sekolah, dia mendapat sebuah surat misterius yang hanya berisikan satu pertanyaan: “Siapa kamu?” Belum habis keheranannya, pada hari yang sama dia mendapat surat lain yang bertanya: “Dari manakah datangnya dunia?” Seakan tersentak dari rutinitas hidup sehari-hari, surat-surat itu membuat Sophie mulai…
1828. Robin Swift menjadi yatim piatu akibat kolera di Kanton, lalu dibawa ke London oleh Profesor Lovell yang misterius. Robin mendapat pelatihan selama bertahun-tahun dalam bahasa Latin, Yunani Kuno, dan Tionghoa sebagai bentuk persiapan untuk hari ketika dia akan masuk ke Institut penerjemahan bergengsi di Universitas Oxford—atau yang dikenal sebagai Babel. Babel adalah pusat penerjemahan…
Buku ini memberikan pengetahuan di bidang jurnalistik lebih lanjut. Awal buku ini membahas mengenai pers dan jurnalistik, kemudian berita, proses menghimpun berita kendala, dan berbagai seluk beluk mengenai jurnalisme secara mendalam.
Buku ini membahas tentang sejarah bagaimana Timor-TImur bergabung dengan Indonesia
buku ini berisikan tentang perkembangan-perkembangan sejarah dari zaman silam dan yang akan datang di asia. selain itu berbicara mengenai masalah persoalan pengartian kerja menurut bangsa barat dan timur.
buku ini membahas tentang sejarah dan juga memberikan panduan untuk menyelenggarakan hari kebangkitan nasional di tahun 1886